Enam Kelompok Mahasiswa Jurusan THP INSTIPER Raih Dana PKM DIKTI tahun 2009
Rabu, 18 Februari 2009 14:10 oleh admin
Mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, untuk tahun 2009 ini berhasil meraih dana PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) bidang Penelitian dari DIKTI sebanyak 6 kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 3 orang Mahasiswa. Dana yang berhasil diraih per kelompok maksimal Rp. 6.000.000. Topik penelitian yang didanai yaitu :
1. Upaya peningkatan kadar etanol pada bioetanol dari umbi ganyong (Heri Susilo, Jaswadi, Herdaningtyas dengan dosen pembimbing Ngatirah, SP.MP)
2. Pemanfaatan limbah cair pengolahan VCO untuk pembuatan nata de coco (Sukarno, Surfi Asri, Viera C.P dengan Dosen Pembimbing Ir. Sri Hastuti, MS)
3. Pengaruh jenis rempah dan formulasi pencampuran teh rampah pada teh celup rampah (Destiana Ayu Anggaraeni, Idam VCahyono N, Murjoko dengan dosen Pembimbing Ir. Sri Hastuti, MS)
4. Pembuatan Bioetanol dari buah sukun (kalamudin, Roro wulan S. dengan dosen pembimbing Ir. Kusumastuti MSc)
5. Pengembangan minuman sinbiotik dari ubi jalar dengan varietas berbeda (Roro wulan S., Kalamudin, Hosan T. dengan dosen pembimbing Ngatirah, SP.MP)
6. Ekstraksi bahan penstabil dari limbah pengolahan kelapa sawit dan aplikasinya pada pembuatan minuman probiotik saribuah nanas (Jaswadi, Heri susilo, Herdaningtyas dengan Dosen Pembimbing Ngatirah, SP.MP)
Dedak pun Dapat Menghasilkan Minyak Goreng
Kamis, 08 Nopember 2007 01:28 oleh admin
Minyak dedak ternyata banyak khasiatnya, karena mengandung sekitar 350 ppm tokotrienol yang termasuk ke dalam golongan vitamin E, dan berperan sebagai antioksidan alami yang kuat. Disamping itu minyak dedak juga mengandung 2,0% gama-orizanol dan komponen lainnya yang dapat menurunkan kolesterol, mencegah arteriosklerosis, dan menghambat waktu menopause. Umumnya dedak (bran) merupakan hasil samping dari setiap proses penggilingan padi pada lapisan luar maupun dalam dari butiran padi.
Cendawan Mikoriza Arbuskula Mampu Memacu Pertumbuhan Bibit Manggis
Rabu, 07 Nopember 2007 15:44 oleh admin
Pengembangan tanaman manggis dalam skala luas masih terkendala pada lambatnya laju tumbuh tanaman, baik pada fase bibit maupun setelah tanam di lapang. Lambatnya laju pertumbuhan tersebut akibat kurang baiknya sistem perakaran. Tanaman manggis memiliki sistem perakaran lateral yang relatif sedikit dan miskin akan bulu-buku akar, mengakibatkan penyerapan hara dan air dari dalam tanah sangat terbatas. Mengingat buah manggis merupakan buah eksotik dan menjadi buah unggulan nasional, peneliti M. Jawal Anwarudin Syah, dkk dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu), Solok melakukan penelitian untuk menjawab permasalahan tersebut.
| First | Prev | 1 | Next | Last | Viewing: [ 1 - 3 ] of 3 |